KUDUS – Centininews.id | SMP Negeri 3 Kudus terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Kudus. Tidak hanya dikenal berprestasi di bidang olahraga melalui Kelas Khusus Olahraga (KKO), sekolah ini juga mampu menorehkan berbagai prestasi di bidang seni dan kreativitas pelajar.
Selama ini SMPN 3 Kudus dikenal masyarakat sebagai “sekolah olahraga”. Namun sebenarnya, sekolah yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No. 76 Kudus tersebut merupakan sekolah umum yang memiliki satu kelas khusus olahraga untuk mewadahi siswa berbakat di bidang atletik.


Kepala SMP Negeri 3 Kudus, Sunaryo, S.Pd., M.Or. menjelaskan bahwa sekolah terus berupaya menyeimbangkan pendidikan akademik, pembinaan karakter, olahraga, hingga seni budaya.
“Sekolah ini sebenarnya sekolah umum biasa, hanya saja memiliki satu kelas KKO. Karena prestasi olahraganya cukup menonjol, masyarakat kemudian mengenalnya sebagai sekolah olahraga,” ujarnya.
Berbagai prestasi berhasil diraih siswa-siswi SMPN 3 Kudus. Dalam ajang POPDA Kabupaten Kudus, sekolah ini sukses meraih juara umum dan menjadi salah satu sekolah penyumbang atlet potensial daerah.
Tak hanya itu, beberapa siswa juga berhasil masuk dalam Tim Nasional Sepak Bola Putri Indonesia dan sempat mengikuti training camp di Prancis. Prestasi tingkat nasional juga diraih melalui ajang Gala Siswa Indonesia (GSI).
Selain unggul di bidang olahraga, SMPN 3 Kudus juga menunjukkan prestasi membanggakan di bidang seni. Dalam Festival Teater Pelajar 2024 yang digelar Djarum Foundation, siswa SMPN 3 Kudus berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya Aktor Utama Terbaik 1 tingkat SMP, Aktris Utama Terbaik 1 tingkat SMP, serta Teater Terbaik 2 tingkat SMP.
Prestasi lain juga diraih dalam ajang Apresiasi Video Inspiratif Wajib Belajar 13 Tahun Satuan Pendidikan SMP, di mana SMPN 3 Kudus sukses meraih Juara 1 dan memperoleh penghargaan senilai Rp10 juta.
“Ini membuktikan bahwa anak-anak SMPN 3 Kudus tidak hanya berprestasi di olahraga, tetapi juga di bidang seni, kreativitas, dan akademik,” tambah Sunaryo.
Untuk mendukung potensi siswa, sekolah menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti sepak bola, bola voli, basket, atletik, renang, panahan, pencak silat hingga teater.
Meski sarana olahraga di sekolah masih terbatas, pihak sekolah terus menjalin kerja sama dengan sejumlah fasilitas olahraga di luar sekolah agar pembinaan siswa tetap berjalan maksimal.

Selain fokus pada prestasi, SMPN 3 Kudus juga menerapkan pendidikan karakter dan disiplin kepada seluruh siswa. Sekolah melarang siswa membawa sepeda motor karena belum cukup umur, serta menerapkan aturan larangan membawa HP setiap hari Selasa dan Jumat guna mengurangi ketergantungan terhadap teknologi.
“Kami ingin membentuk siswa yang disiplin, berkarakter, berprestasi, dan mampu berkembang sesuai bakat masing-masing,” pungkas Sunaryo. (Muslim)










