KUDUS – Centininews.id | Gelaran Muria Fun Run 5K dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di kawasan Alun-Alun Simpang 7 Kudus berlangsung meriah dan sukses menyedot ribuan peserta dari berbagai daerah.
Ketua penyelenggara yang juga anggota DPRD Kudus, Muhammad Antono, menyebut pelaksanaan tahun ini mengalami peningkatan signifikan, baik dari sisi jumlah peserta maupun jangkauan daerah asal pelari.


“Tahun lalu sekitar 2.200 peserta, sekarang meningkat menjadi kurang lebih 2.750 peserta. Bahkan ada yang datang dari Makassar. Ini menunjukkan event ini mulai dikenal secara nasional,” ujarnya.
Menurut Antono, Muria Fun Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, khususnya antara pelajar, tenaga pendidik, dan masyarakat umum. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pola hidup sehat sekaligus mempromosikan potensi daerah.
Rute lari 5K tahun ini juga dirancang melewati sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan Pegadaian, Dinas Kesehatan, hingga ikon religi Menara Kudus sebelum kembali finis di Alun-alun Kudus.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar dan para juara sudah didapatkan. Harapan kami, event ini bisa terus digelar rutin setiap tahun dan semakin berkualitas,” tambah Antono.
Namun di tengah kesuksesan tersebut, sejumlah peserta memberikan catatan evaluasi. Keisya, peserta asal Kecamatan Jati, mengaku tetap menikmati event meski menyoroti beberapa aspek yang dinilai menurun dibanding tahun sebelumnya.
Ia mengungkapkan harga tiket tahun ini mengalami kenaikan cukup signifikan. Untuk kategori normal, ia harus membayar Rp180.000 karena tiket early bird telah habis.
“Kalau dibanding tahun lalu, harga tahun ini lebih mahal. Dulu sekitar Rp150.000 sampai Rp160.000-an,” ungkapnya.
Selain itu, Keisya juga menilai kualitas jersey tahun ini kurang memuaskan dibandingkan edisi sebelumnya, terutama dari segi desain dan warna.
“Dari jersey, saya lebih suka yang tahun lalu. Warnanya lebih bagus,” katanya.
Meski begitu, ia tetap mengapresiasi desain medali yang dinilai cukup menarik. Ia berharap ke depan panitia dapat menghadirkan inovasi yang lebih kreatif dan meningkatkan kualitas fasilitas peserta.
“Semoga tahun depan lebih seru, jersey-nya lebih bagus, dan medalinya lebih kreatif lagi,” pungkasnya.
Dengan tingginya antusiasme peserta dan berbagai masukan yang ada, Muria Fun Run diharapkan terus berkembang menjadi agenda tahunan unggulan di Kabupaten Kudus, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai destinasi sport tourism yang kompetitif.(azis)









