Antara Fakta dan Sejarah: Makam Kuno di Kudus Diduga Jejak Arya Penangsang Tak Turun ke Jalan, Andreas Hua Ajak Buruh Kudus Isi May Day dengan Kerja Bakti Pejabat ‘Digantung’, Aktivis Kudus Serang Keras: Ini Bukan Kebijakan! Tak Ada Demo, May Day Kudus Justru Diwarnai Kolaborasi Bersih Lingkungan Efisiensi Tak Ganggu Kinerja, Ketua PPDI Kudus: Perangkat Desa Tetap Kerja Maksimal MI NU Matholi’ul Falah Jepang Mantap Berbenah, 68 Tahun Konsisten Cetak Generasi Berprestasi

News

Tak Turun ke Jalan, Andreas Hua Ajak Buruh Kudus Isi May Day dengan Kerja Bakti

badge-check


					Tak Turun ke Jalan, Andreas Hua Ajak Buruh Kudus Isi May Day dengan Kerja Bakti Perbesar

KUDUS – Centininews.id | Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kabupaten Kudus berlangsung berbeda. Ratusan pekerja lintas serikat turun langsung melakukan kerja bakti di kawasan Balai Jagong Kudus, Jumat (1/5/2026), dalam kegiatan yang diinisiasi oleh DPC KSPSI Kabupaten Kudus.

Mengusung tema “Mengawal Regulasi Ketenagakerjaan yang Adil Bagi Semua”, peringatan May Day kali ini tidak diwarnai aksi turun ke jalan, melainkan difokuskan pada kegiatan sosial dan penyampaian aspirasi secara damai.

 

 

Ketua DPC KSPSI Kabupaten Kudus, Andreas Hua, menegaskan bahwa arah gerakan buruh saat ini harus lebih konstruktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“May Day tahun ini kami kemas dalam dua agenda utama, yakni penyampaian aspirasi pekerja dan kerja bakti. Kami ingin menunjukkan bahwa buruh tidak hanya mampu menyuarakan tuntutan, tetapi juga hadir memberikan kontribusi nyata,” tegas Andreas.

Menurutnya, fokus utama perjuangan buruh tetap pada pengawalan regulasi ketenagakerjaan agar lebih adil dan berpihak pada kesejahteraan pekerja. Namun, pendekatan yang dilakukan harus mengedepankan dialog, stabilitas, dan kemitraan dengan pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya.

“Kami berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif. Aspirasi tetap kami suarakan, tetapi dengan cara yang lebih bermartabat dan solutif,” imbuhnya.

Kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada pekerja yang tertimpa musibah, dilanjutkan doa bersama. Para peserta kemudian dibagi ke sejumlah titik untuk melaksanakan aksi bersih-bersih di area Balai Jagong dan kawasan GOR Wergu Wetan.

Selain memperkuat solidaritas antarpekerja, kegiatan ini juga menjadi simbol kepedulian buruh terhadap lingkungan dan ruang publik.

Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir, di antaranya Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Kapolres Kudus Heru Dwi Purnomo, serta Dandim 0722/Kudus Yuusufa Allan Andriasie.

Bupati Kudus mengapresiasi pelaksanaan May Day yang berlangsung damai dan penuh semangat kebersamaan. Ia memastikan aspirasi pekerja akan diteruskan ke pemerintah tingkat lebih tinggi.

Sementara itu, Kapolres Kudus menilai pola peringatan seperti ini mencerminkan kedewasaan buruh dalam menyampaikan aspirasi sekaligus menjaga stabilitas keamanan.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, Andreas Hua berharap momentum May Day tidak hanya menjadi ajang seremonial tahunan, tetapi juga titik penguatan peran buruh sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.

“Buruh adalah bagian penting dari roda ekonomi. Karena itu, perjuangan kami bukan hanya untuk kepentingan pekerja, tetapi juga untuk keberlanjutan pembangunan yang berkeadilan,” pungkasnya.(azis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antara Fakta dan Sejarah: Makam Kuno di Kudus Diduga Jejak Arya Penangsang

2 Mei 2026 - 12:22 WIB

Pejabat ‘Digantung’, Aktivis Kudus Serang Keras: Ini Bukan Kebijakan!

1 Mei 2026 - 06:42 WIB

Tak Ada Demo, May Day Kudus Justru Diwarnai Kolaborasi Bersih Lingkungan

1 Mei 2026 - 02:30 WIB

Efisiensi Tak Ganggu Kinerja, Ketua PPDI Kudus: Perangkat Desa Tetap Kerja Maksimal

30 April 2026 - 06:48 WIB

MI NU Matholi’ul Falah Jepang Mantap Berbenah, 68 Tahun Konsisten Cetak Generasi Berprestasi

30 April 2026 - 05:49 WIB

Trending di News