City Walk Kudus Menuai Kritik, Pemanfaatan Parkir Dinilai Tak Sesuai Konsep Awal City Walk Jadi Parkiran, KPMP Kudus: Proyek Wisata Disulap Lahan Motor ‘Warung Madura’ Jadi Polemik, Aktivis Sentil DPRD Kudus: Dinilai Buat Isu Tak Perlu Warung Madura Disorot, Suara Pembela UMKM Menguat di Kudus Basah Kuyup di Tengah Hujan, AKP Subkhan Tetap Urus Warga Meninggal—Pengabdian Tanpa Henti Polsek Kudus Kota Gerebek Angkringan Jual Miras, Pelajar Diamankan

News

‘Warung Madura’ Jadi Polemik, Aktivis Sentil DPRD Kudus: Dinilai Buat Isu Tak Perlu

badge-check


					‘Warung Madura’ Jadi Polemik, Aktivis Sentil DPRD Kudus: Dinilai Buat Isu Tak Perlu Perbesar

KUDUS – Centininews.id | Wacana pengaturan “warung Madura” oleh DPRD Kudus menuai gelombang kritik keras dari kalangan aktivis. Salah satunya datang dari pemerhati publik Kudus, Sholeh Isman, yang menilai polemik ini bukan hanya keliru secara substansi, tetapi juga berpotensi memecah belah secara sosial.

Dalam pernyataannya, Sholeh menegaskan bahwa penggunaan istilah “warung Madura” adalah diksi yang tidak tepat dan cenderung mengarah pada pengkotakan berbasis identitas.

 

 

“Warung tetaplah warung. Tidak ada warung Madura, warung Jawa, warung Cina, atau lainnya. Ini berbahaya kalau dibiarkan, karena bisa mengarah pada sentimen yang tidak sehat,” tegasnya.

Menurutnya, negara Indonesia sudah memiliki landasan hukum yang jelas dalam mengatur sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yakni melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008. Sehingga, tidak perlu ada pendekatan yang diskriminatif atau berbasis identitas dalam membuat kebijakan.

 

DPRD Dinilai Salah Prioritas

Lebih jauh, Sholeh juga menyentil keras kinerja legislatif daerah. Ia menilai wacana pembentukan regulasi khusus ini justru menunjukkan ketidakmampuan membaca persoalan riil di lapangan.

“Ini aneh. Ketika banyak persoalan mendasar belum terselesaikan, justru sibuk membahas hal yang tidak substansial. Ini berpotensi membuang anggaran melalui pansus yang tidak perlu,” ujarnya.

Ia bahkan menyoroti potensi pemborosan APBD jika pembahasan ini dipaksakan masuk ke tahap lanjutan tanpa urgensi yang jelas.

Sorotan: Toko Modern Lebih Mendesak

Di sisi lain, kritik juga mengarah pada inkonsistensi pengawasan. Sholeh menilai DPRD seharusnya lebih fokus pada maraknya toko modern yang diduga melanggar aturan jam operasional, bukan justru menyasar usaha kecil.

“Kenapa tidak fokus ke toko modern yang jelas-jelas banyak melanggar aturan? Ini yang seharusnya ditertibkan. Jangan sampai yang kecil ditekan, yang besar dibiarkan,” sindirnya.

Pernyataan DPRD

Sebelumnya, anggota Komisi B DPRD Kudus, Sayid Yunanta, menyampaikan bahwa perlunya regulasi untuk memastikan keadilan usaha, termasuk dalam hal perizinan dan kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Semua pelaku usaha harus jelas perizinannya. Ini untuk menciptakan keadilan,” ujarnya, dikutip dari Beta News.

 

Kritik Kinerja Wakil Rakyat

Namun, di mata aktivis, langkah tersebut justru dinilai sebagai bentuk kebijakan yang tidak menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Jangan sampai publik melihat ada oknum wakil rakyat yang sibuk membuat isu, tapi minim kehadiran di tengah masyarakat. Ngantor jarang, tapi tunjangan berlimpah. Ini yang bikin kepercayaan publik terus menurun,” tegas Sholeh.

Polemik ini menjadi pengingat bahwa penyusunan kebijakan publik harus berpijak pada prinsip keadilan, inklusivitas, dan kebutuhan nyata masyarakat. Bukan sekadar wacana yang berpotensi memicu polemik baru, apalagi jika menyentuh isu sensitif seperti identitas.

Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut keberpihakan pada UMKM, publik kini menunggu: apakah DPRD akan memperbaiki arah kebijakan, atau justru terus berkutat pada isu yang dinilai “salah alamat”. (SB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

City Walk Kudus Menuai Kritik, Pemanfaatan Parkir Dinilai Tak Sesuai Konsep Awal

30 Maret 2026 - 06:52 WIB

City Walk Jadi Parkiran, KPMP Kudus: Proyek Wisata Disulap Lahan Motor

29 Maret 2026 - 14:48 WIB

Warung Madura Disorot, Suara Pembela UMKM Menguat di Kudus

27 Maret 2026 - 08:09 WIB

Basah Kuyup di Tengah Hujan, AKP Subkhan Tetap Urus Warga Meninggal—Pengabdian Tanpa Henti

27 Maret 2026 - 07:18 WIB

Polsek Kudus Kota Gerebek Angkringan Jual Miras, Pelajar Diamankan

27 Maret 2026 - 02:08 WIB

Trending di Headline