Bangun Generasi Berkarakter, SMPN 2 Gebog Gelar Persami Zero Bullying English Fun Fest 2026 Sukses Digelar, Bakat Bahasa Inggris Anak-anak Kudus Kian Bersinar Hebat dan Berkarakter, SMPN 1 Kudus Lepas 295 Siswa dengan Segudang Prestasi PDI Perjuangan Kudus Konsolidasi Total, Targetkan Kemenangan Pemilu Berlanjut Di Tengah Krisis Guru dan Banjir, SMP 2 Mejobo Tetap Cetak Prestasi Perpusnas Dorong Naskah Kuno Jateng Masuk IKON, Selamatkan Warisan Peradaban Bangsa

Headline

SMP PGRI Jati Kudus Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Keagamaan, Drum Band, dan Karawitan

badge-check


					SMP PGRI Jati Kudus Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Keagamaan, Drum Band, dan Karawitan Perbesar

KUDUS – Centininews.id | Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, SMP PGRI Jati Kudus terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan karakter religius, pelestarian budaya, hingga pengembangan bakat siswa di bidang seni dan olahraga. Sekolah yang berada di wilayah Jati, Kabupaten Kudus tersebut kini semakin aktif menghadirkan berbagai program unggulan demi mencetak generasi muda yang berprestasi dan berbudaya.

​Kepala SMP PGRI Jati Kudus, Tri Puji Rahayu, menyampaikan bahwa pada tahun pelajaran 2026/2027 sekolah menyiapkan tiga rombongan belajar (rombel) untuk kelas 7, 8, dan 9. Meski jumlah siswa saat ini berkisar 40-an anak, pihak sekolah tetap optimistis mampu memberikan pelayanan pendidikan yang maksimal dengan pendekatan pembinaan karakter yang intensif.

 

 

​Menurutnya, SMP PGRI Jati Kudus tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai religius dan kedisiplinan sejak dini melalui berbagai kegiatan rutin yang wajib diikuti seluruh siswa.

​“Setiap pagi sebelum pelajaran dimulai, siswa melaksanakan pembacaan Asmaul Husna dan hafalan surat-surat pendek Juz 30. Selain itu, kegiatan Baca Tulis Al-Qur’an juga rutin dilaksanakan tiga kali dalam seminggu,” ujarnya.

​Kegiatan spiritual tersebut semakin diperkuat setiap hari Kamis melalui pembacaan tahlil bersama dan ziarah ke Makam Mbah Nyamplung yang berada di lingkungan sekolah, tepatnya di area belakang barat sekolah yang berbatasan langsung dengan pemakaman umum Desa Getas Pejaten. Tradisi ini menjadi bagian dari pendidikan karakter berbasis kearifan lokal yang terus dipertahankan pihak sekolah.

​Tidak hanya di bidang keagamaan, SMP PGRI Jati juga aktif mengembangkan kreativitas siswa melalui ekstrakurikuler seni dan budaya. Salah satu yang kembali menjadi perhatian adalah aktifnya kembali unit Drum Band sekolah yang sempat vakum beberapa tahun.

​Sejak dihidupkan kembali pada tahun 2023, Drum Band SMP PGRI Jati mulai tampil di berbagai kegiatan masyarakat dan acara pendidikan. Grup tersebut tercatat pernah tampil dalam marching di SMA Wisuda Karya hingga memeriahkan Kirab Budaya Desa Getas Pejaten yang rutin digelar setiap tahun.

​Selain Drum Band, sekolah juga tengah mengupayakan kebangkitan ekstrakurikuler karawitan yang telah vakum hampir 30 tahun akibat keterbatasan pelatih. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk pelestarian seni budaya tradisional di tengah perkembangan zaman.

​Ketua Umum PGRI Kabupaten Kudus, Dr. Ahadi Setiawan, S.Pd., M.PD sebelumnya juga mendorong seluruh sekolah di bawah naungan PGRI untuk terus meningkatkan kualitas kurikulum dan memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya lokal.

​Merespons arahan tersebut, SMP PGRI Jati kini mulai mempersiapkan kembali fasilitas karawitan yang sebenarnya sudah lengkap, mulai dari gong, gamelan, hingga perangkat musik tradisional lainnya. Dengan dukungan Yayasan PGRI, pihak sekolah berharap dapat segera menghadirkan pelatih profesional agar kegiatan karawitan kembali aktif dan diminati siswa.

​“Fasilitas sebenarnya sudah ada sejak lama, tinggal bagaimana kami menghadirkan pelatih agar alat-alat itu bisa kembali digunakan untuk pembelajaran seni budaya siswa,” jelas Tri Puji Rahayu.

​Di bidang kedisiplinan dan kepemimpinan, kegiatan Pramuka juga menjadi program wajib yang dilaksanakan setiap hari Sabtu dengan pendampingan pembina profesional. Sementara untuk melatih kemandirian dan kerja sama antarsiswa, sekolah dalam waktu dekat juga mengagendakan kegiatan outbound dan camping di Rahtawu bersama SMP 1 Satap Undaan.

Menariknya lagi, SMP PGRI Jati tidak hanya menjadi tempat belajar siswa reguler, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet bulu tangkis muda. Program pembinaan atlet tersebut telah berjalan kurang lebih lima tahun dan terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan potensi nonakademik siswa.

​Melalui perpaduan pendidikan akademik, penguatan religius, pelestarian budaya, olahraga, hingga seni modern seperti Drum Band, SMP PGRI Jati Kudus optimistis mampu mencetak generasi muda yang cerdas, disiplin, berakhlak mulia, sekaligus tetap mencintai budaya daerahnya.(Muslim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bangun Generasi Berkarakter, SMPN 2 Gebog Gelar Persami Zero Bullying

23 Mei 2026 - 15:44 WIB

English Fun Fest 2026 Sukses Digelar, Bakat Bahasa Inggris Anak-anak Kudus Kian Bersinar

23 Mei 2026 - 09:31 WIB

Hebat dan Berkarakter, SMPN 1 Kudus Lepas 295 Siswa dengan Segudang Prestasi

23 Mei 2026 - 08:30 WIB

PDI Perjuangan Kudus Konsolidasi Total, Targetkan Kemenangan Pemilu Berlanjut

23 Mei 2026 - 07:46 WIB

Di Tengah Krisis Guru dan Banjir, SMP 2 Mejobo Tetap Cetak Prestasi

23 Mei 2026 - 06:50 WIB

Trending di Headline